Selasa, 10 Maret 2020

PUISI INDONESIAKAH KITA


INDONESIAKAH KITA?
Oleh: Rosya Megawati

Indonesiakah kita...
Bila tak hafal pancasila
Bila tak hafal UUD 1945
Bila tak hafal jumlah provinsi di Indonesia

Indonesiakah kita...
Bila tak tahu isi berbagai macam undang-undang di negeri ini
Bila tak tahu bendera negeri ini
Bila tak tahu simbol dan lambang negara Indonesia

Indonesiakah kita...
Bila jiwa nasionalis dilihat dari ucapan saja
Bila setia dan cinta tanah air diukur dari narasi saja
Bila darah merah putih kita dilihat dari sebuah teks saja

Indonesiakah kita...
Bila sulit mengingat isi pancasila
Tapi, mampu menerapkan nilainya di kehidupan sehari-hari
Bila pikiran, hati, dan tindakan kita mencerminkan jati diri bangsa

Indonesiakah kita...
Bila tak tahu sejarah bangsanya sendiri
Bila tak tahu dan tak hafal cerita heroik para pahlawan bangsa ini
Bila kecerdasan di dapat dari negeri orang lain

Indonesiakah kita...
Bila masih merawat tradisi korupsi
Bila masih berteman dengan narkoba
Bila pikiran kita terselimuti oleh tindakan terorisme dan radikalisme

Indonesiakah kita...
Bila masih menyuburkan tradisi hedonis
Bila masih memelihara nafsu berkuasa yang berlebihan
Bila masih menjalankan praktik politik hitam

Indonesiakah kita...
Bila masih suka menodai jiwa kemanusiaan dengan kekerasan dan penindasan
Bila masih suka memelihara sikap diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan
Bila masih memperbudak anak kecil demi kepuasan seks dan kapitalis

Indonesiakah kita...
Bila apatis dengan hari kemerdekaan dan hari-hari nasional yang bersejarah
Indonesiakah kita...
Bila suka keliling dunia tanpa menikmati keindahan negeri sendiri

Indonesiakah kita...
Bila masih suka merusak hutan dan lingkungan sendiri demi keuntungan bisnis
Bila masih suka menghardik dan membunuh binatang di negeri sendiri
Bila masih membumihanguskan seluruh flora di negeri sendiri

Indonesiakah kita....
Bila suka menebarkan kebencian dan perpecahan di tanah merah putih
Bila senang menggadaikan ideologi bangsa demi kepentingan pribadi atau golongan
Bila suka merusak kedamaian negeri ini dengan sikap yang arogan

Indonesiakah kita...
Tanyakan pada hati dan pikiran kita
Indonesiakah kita...
Lihatlah prilaku dan perbuatan kita

Mojokerto, 10 Maret 2020
Dalam ruang kontemplasi

Selasa, 03 Maret 2020

PUISI BUNG HATTA


BUNG HATTA
Oleh: Rosya Megawati

Bung Hatta panggilannya
Nama sederhana, tetapi penuh makna
Meski aku tak sezaman dengannya
Tapi, pikiran dan karyanya melampaui era

Bung Hatta, Sang Proklamator negeri ini
Bung Hatta, pembaca sejati
Bung Hatta, penulis abadi
Bung Hatta, teladan negeri ini

Bung Hatta, hidupnya sederhana
Pemimpin penuh kharisma dan kearifan
Setia pada buku dan negerinya
Manusia berpikir cerdas dan merdeka

Bung Hatta, sang penggerak perubahan
Berani menyuarakan kemerdekaan
Berani menantang penjajah demi negerinya merdeka
Berani melawan rezim koloni, meski akhirnya di penjara

Bung Hatta, rela berkorban untuk Ibu pertiwi
Putra bangsa sejati yang setia pada negeri
Berkali-kali dibuidan diasingkan
Demi membebaskan ibu pertiwi dari tangan koloni

Meski raganya di bui
Tapi, pikirannya bebas dan merdeka
Berteman dengan buku dan pena dalam perasingan
Hidupnya mewariskan peradaban bangsa yang berharga

Peradaban literasi dan kemanusiaan
Baginya kesetiaan dan buku itu penting
Setia pada negeri, cinta tulus pada bangsa sendiri
Berkorban demi kemanusiaan dan kemerdekaan

Bung Hatta mendidik kita
Sang Guru bangsa yang ajarannya masih bersemayam di kandungan ibu pertiwi
Melalui penanya, beliau meninggalkan nilai yang berharga sepanjang hayat
Nilai akan cinta kasih, kesetiaan, ketulusan, kedamaian, kemanusiaan, kemerdekaan pada bangsa dan negeri sendiri, serta buku

Karyanya memberikan pesan pada generasi masa depan
Pesan tentang menjadi manusia yang bebas dan merdeka
Merdeka dalam berpikir dan bertindak
Tak ingin tunduk pada penjajahan dan kaum koloni

Manusia negeri ini harus berpikir bebas dan merdeka dengan ilmu
Bangsa ini harus maju dengan berteman pada buku dan peradaban literasi
Manusia negeri ini harus setia pada ibu pertiwi
Pemimpin negeri ini harus bersih hati dan pikirannya

Bung Hatta...
Teladan bagi pemimpin saat ini
Hidup sederhana, jujur, adil, apa adanya
Tahu akan hak dan kewajibannya

Tak pernah mengambil yang bukan miliknya
Tahu posisi dan kedudukannya
Beliau menjalankan tugas sepenuh hati
Menjaga harga diri bangsa, martabat diri, dan keluarganya

Bung Hatta...
Teladan bagi generasi muda saat ini
Generasi yang mencintai buku dan pena
Setia pada kejujuran, kebenaran, dan kemanusiaan

Bung Hatta...
Manusia yang taat pada Tuhannya
Manusia yang tak melewati batasannya sebagai pemimpin bangsa
Manusia yang tak memanfaatkan kedudukannya demi kepentingan pribadi atau keluarganya
Manusia penuh pengorbanan dan jasa bagi kemerdekaan dan peradaban bangsa Indonesia

Bung Hatta...
Hanya kata terima kasih yang bisa kami ucapkan
Kata sederhanya mewakili perasaan kami atas jasamu yang berharga bagi negeri ini
Bung Hatta... engkau tetap menjadi nadi bagi kehidupan bangsa kami ini


Mojokerto, 2 Maret 2020
Dalam ruang kontemplasiku