“MENGGERAKKAN KATA, MENGUKIR
PERADABAN”
Oleh: Rosya Megawati
Rasanya dunia
baru ini telah menarik hatiku dan menyihirku dengan mantra-mantra kebebasan,
kejujuran, keindahan, kenyamanan, dan kemnadirian. Jika ada orang yang ingin
hidup dengan kebebasan, maka dunia ini sangatlah tepat untuk dijadikan rumah
pelarian atau persinggahannya untuk memperoleh kebebasan demi terwujudnya
kebebasan yang berperadaban. Aku mulai jatuh cinta dengan dunia baruku ini.
Dunia yang sangat cocok dengan karakterku yang bebas, jujur, damai, indah,
nyaman, dan menakjubkan.
Ya... itulah
dunia pena, dunia tulis-menulis, dunia membaca, dunia mengarang, dunia
menghayal, dunia imajinasi, dunia pikiran, dunia keindahan, dunia manusianya
manusia, dunia tanpa batas.
Menulis
merupakan dunia manusia yang sesungguhnya. Dunia yang sesuai dengan kehidupan
dan hakikat manusia. Menulis memang kata kerja yang dapat menggerakkan manusia
menjadi manusia, pemimpin pikiran, dan penggerak peradaban. Menulis berawal
dari semangat, tekad, kesungguhan, mimpi, imajinasi untuk mengubah kata-kata
menjadi sebuah kekuatan rasa dan pikiran menciptakan sebuah peradaban manusia
maupub dunia.” Sebuah Kata, Sebuah
Peradaban”! itulah kata-kata bijak yang saya lontarkan sebagai motivasi dan
pijakan untuk memberikan sentuhan nilai, etika, dan estetika ke dalam sebuah
kata.
Sebuah kata yang
bermakna akan membentuk sebuah kalimat
yang bermakna, sehingga mampu mengajarkan kepada manusia tentang nilai-nilai
kehidupan dan kemanusiaan. Manusia akan tergerakkan hati dan pikirannya untuk
melebur pada sebuah tindakan yang nyata disegala aspek kehidupan. Diawal tadi
saya mengatakan bahwa menulis merupakan dunia yang sesuai dengan kehidupan dan
hakikat manusia. Artinya, manusia adalah makhluq berpikir, makhluq berperasaan,
makhluq bertindak atau berprilaku. Daya pikir manusia akan menghasilkan sebuah
karya berupa ilmu pengetahuan dan teknologi dalam ranah konsep atau desain.
Oleh karena itu, manusia akan menjadi sebagai kreator
Tidak ada komentar:
Posting Komentar